
Suatu ketika mengajak seorang teman satu angkatan untuk dapat meluangkan waktu agar dapat aktif dikegiatan organisasi alumni Pasmada dan semakin ramai dengan kehadirannya. Perkiraan karena sesama satu angkatan dan alumni pasti dapat respon yang baik, tidak seperti yang diabayangkan, ketika ajakan ini disampaikan dan ternyata malah mendapat pertanyaan yang membuat tanda tanya. Apa mungkin apa sesederhana itu pertanyaannya dari teman yang tipenya komunikatif dan aktivis sosial sebagai tenaga pendamping disalah satu Kementerian. Walau demikian tetap dicoba dijawab secara umum dan sekedar mengingatkan terkait pentingnya silaturrahim seperti yang diterangkan ustaz dalam pengajian alumni sebelumnya. Mendengar ini, ternyata teman masih mengajukan pertanyaan yang sama yakni "DAPAT APA ?". Paham betul dari arah dan maksud pertanyaan ini hanya terdiam sambil narik napas dan pembicaraan dilanjut teman dengan cerita serta memancing terkait keuntungan-keuntungan lebih yang seharusnya didapat selain silaturrahim. Setelah pertemuan ini dan beberapa hari lamanya pertanyaan ini belum bisa hilang dari ingatan dan hingga satu malam mencoba mengingat dan merenung kembali terkait keuntungan yang didapat selama mengikuti kegiatan organisasi alumni Pasmada. Sambil mulai mengingat kembali kegiatan pengajian rutin dalam rangka silaturrahim sesama alumni lintas angkatan yang dilakukan, seketika terasa ada senyuman yang muncul sesaat rasa senang dan bahagia disaat bertemu teman-teman alumni, ada abang, kakak, teman sebaya serta adik-adik saling menyapa kabar dan sesekali tertawa lepas dengan guyonan yang ada. "aah..." sudahlah gumam dalam hati walau tidak dapat apa namun hati senang dan sehat sebagai manfaat silaturahim yang ada sudah lebih dari cukup dan sangat berharga.